Purbaya: APBN 2025 Raih Opini WTP dan Perkuat Ketahanan Ekonomi Nasional
1 min read

Purbaya: APBN 2025 Raih Opini WTP dan Perkuat Ketahanan Ekonomi Nasional

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 berjalan secara efisien, efektif, dan akuntabel di tengah tingginya ketidakpastian ekonomi global. Pemerintah juga kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) 2025, sekaligus menjadi raihan ke-10 secara berturut-turut sejak 2016.

Menurut Purbaya, capaian tersebut mencerminkan komitmen pemerintah dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara. Di tengah tantangan geopolitik dan perlambatan ekonomi dunia, APBN tetap berperan sebagai instrumen utama untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Ia menyebut perekonomian Indonesia mampu tumbuh 5,11 persen sepanjang 2025, didukung konsumsi rumah tangga yang tetap kuat serta investasi yang terus meningkat. Inflasi juga berhasil dikendalikan pada level 2,92 persen secara tahunan sehingga membantu menjaga daya beli masyarakat.

Selain itu, pemerintah mengoptimalkan APBN sebagai shock absorber melalui berbagai stimulus ekonomi senilai Rp110,7 triliun. Program tersebut mencakup dukungan bagi UMKM, sektor padat karya, perumahan, program magang, diskon tiket saat liburan, hingga pemberdayaan generasi muda guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.