OJK Tegaskan Komitmen Reformasi Pasar Modal Setelah Dialog dengan Investor Global
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan telah melakukan pertemuan dengan lebih dari 100 investor global untuk membahas perkembangan pasar keuangan dan reformasi pasar modal Indonesia. Dalam pertemuan tersebut, para investor menyampaikan apresiasi terhadap Aksi Percepatan Reformasi Integritas Pasar Modal Indonesia yang saat ini sedang dijalankan.
Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan investor global menilai berbagai inisiatif reformasi yang dilakukan Indonesia bergerak ke arah positif. Namun, para investor juga menekankan pentingnya konsistensi pelaksanaan reformasi agar dapat memberikan kepastian dan meningkatkan kepercayaan pasar dalam jangka panjang.
OJK bersama Self-Regulatory Organizations (SRO) menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan implementasi program reformasi secara konsisten dan terukur. Fokus utama reformasi tersebut mencakup penguatan penegakan aturan (enforcement), peningkatan transparansi, serta perbaikan tata kelola pasar modal.
Beberapa agenda reformasi yang disampaikan OJK antara lain peningkatan batas minimum saham beredar di publik (free float) secara bertahap hingga 15 persen, keterbukaan data kepemilikan saham di atas satu persen, pemantauan kepemilikan saham terkonsentrasi, penyediaan data Ultimate Beneficial Owner (UBO), serta rencana demutualisasi Bursa Efek Indonesia untuk memperkuat tata kelola dan memperluas peluang investasi.
