Program Pemerintah dan Belanja Negara Jadi Mesin Ekonomi, Pertumbuhan Semester I Capai 5,45 Persen
1 min read

Program Pemerintah dan Belanja Negara Jadi Mesin Ekonomi, Pertumbuhan Semester I Capai 5,45 Persen

Belanja pemerintah menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Semester I 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat konsumsi pemerintah tumbuh 18,62 persen secara kumulatif dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kenaikan tersebut menjadi pertumbuhan tertinggi dibandingkan komponen pengeluaran lainnya dan turut menopang ekonomi Indonesia yang tumbuh 5,45 persen pada Semester I 2026.

Selain konsumsi pemerintah, beberapa komponen lain juga mengalami pertumbuhan positif, seperti pembentukan modal tetap bruto (PMTB) yang naik 6,43 persen, konsumsi rumah tangga 5,28 persen, serta konsumsi lembaga nonprofit yang melayani rumah tangga (LNPRT) sebesar 6,61 persen.

Salah satu program pemerintah yang turut berkontribusi adalah pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG), dengan realisasi belanja hingga akhir triwulan II 2026 mencapai Rp101,1 triliun untuk 63,13 juta penerima manfaat.

Secara keseluruhan, BPS mencatat ekonomi Indonesia pada triwulan II 2026 tumbuh 5,29 persen secara tahunan. Sementara secara semester I 2026, pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 5,45 persen meski menghadapi tantangan ekonomi global.