Strategi Kemenpar Dalam Promosi Pariwisata Melalui WICF 2025
3 mins read

Strategi Kemenpar Dalam Promosi Pariwisata Melalui WICF 2025

Jakarta – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Indonesia tengah mempersiapkan langkah strategis untuk memperkuat jejaring ekosistem promosi pariwisata nasional pada 2026. Salah satu inisiatif utama yang akan dilaksanakan adalah penyelenggaraan Wonderful Indonesia Co-Branding Forum (WICF) 2025, yang direncanakan menjadi momentum penting dalam memajukan promosi pariwisata Indonesia ke kancah global.

Menurut Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini, WICF 2025 akan menjadi jembatan penghubung antara pemerintah, pelaku industri pariwisata, dan mitra co-branding. Forum ini, yang dijadwalkan berlangsung pada tahun 2025, akan mengusung tema “Strengthening Collaboration Toward Co-Branding 5.0” dan menekankan pentingnya kolaborasi dan inovasi lintas sektor dalam mendukung kemajuan sektor pariwisata Indonesia.

Menuju Era Co-Branding 5.0 untuk Pariwisata yang Lebih Berkualitas

WICF 2025 akan memperkenalkan arah baru kampanye Wonderful Indonesia dengan fokus pada pengembangan pariwisata yang berbasis kolaborasi dan inovasi. Dalam era Co-Branding 5.0, Indonesia akan semakin menegaskan peranannya sebagai destinasi pariwisata yang autentik, berkelanjutan, dan berkualitas tinggi.

“Forum ini adalah langkah strategis dalam memperkenalkan arah baru kampanye Wonderful Indonesia, yang akan semakin menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat posisi pariwisata Indonesia di mata dunia,” ujar Ni Made Ayu Marthini dalam keterangan resminya pada Jumat (14/11/2025).

Forum ini akan menghadirkan ruang interaktif antara Kemenpar dan 49 mitra co-branding. Salah satu agenda utama adalah menyelaraskan tujuan strategis promosi pariwisata pemerintah dengan inisiatif dan program industri, serta menggali potensi kolaborasi yang dapat memperkaya narasi pariwisata Indonesia.

Lima Program Unggulan untuk Pariwisata Berkelanjutan

Sebagai bagian dari agenda WICF 2025, Kemenpar akan menyoroti lima program unggulan yang akan memperkuat industri pariwisata nasional. Kelima program tersebut antara lain: Gerakan Wisata Bersih, Tourism 5.0, Event Berbasis IP Indonesia, Desa Wisata, dan Pariwisata Berkualitas. Kelima inisiatif ini bertujuan untuk mempromosikan pariwisata Indonesia yang lebih bersih, berkelanjutan, dan kreatif.

Selain itu, forum ini juga akan mencakup sesi business matching yang bertujuan untuk menjajaki peluang kemitraan strategis. Peserta dapat mengeksplorasi kemungkinan pengembangan produk bersama, kampanye promosi kolaboratif, dan inisiatif co-branding yang dapat meningkatkan citra Wonderful Indonesia baik di pasar domestik maupun internasional.

Kampanye Internasional “Go Beyond Ordinary”

Pelaksanaan WICF 2025 juga sejalan dengan kampanye internasional “Go Beyond Ordinary”, yang baru saja diluncurkan pada acara World Travel Market (WTM) London 2025, 6 November lalu. Kampanye ini bertujuan untuk menegaskan Indonesia sebagai destinasi pariwisata yang unik dan autentik, dengan menonjolkan pengalaman wisata yang bermakna.

Kampanye Go Beyond Ordinary berfokus pada tiga pilar utama: Wisata Gastronomi, Wisata Kebugaran, dan Wisata Bahari. Ketiga pilar ini mencerminkan harmoni antara budaya, alam, dan kreativitas Indonesia yang menjadikan setiap perjalanan ke Indonesia lebih dari sekadar destinasi wisata, tetapi juga sebuah pengalaman yang mendalam dan tak terlupakan.

Meningkatkan Kolaborasi untuk Pariwisata yang Inklusif dan Berkelanjutan

Ni Made Ayu Marthini berharap forum ini dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan sektor industri dalam menciptakan ekosistem pariwisata yang kreatif, inklusif, dan berkelanjutan. Dengan semangat Go Beyond Ordinary, Indonesia berkomitmen untuk tidak hanya menjadi destinasi yang dikunjungi, tetapi juga tempat di mana alam, budaya, dan masyarakat berpadu untuk menciptakan perjalanan yang berkesan.

WICF 2025 direncanakan menjadi agenda tahunan yang strategis untuk memperluas jejaring co-branding dan memperkaya narasi promosi Wonderful Indonesia di pasar global. Dengan pendekatan yang lebih kolaboratif dan inovatif, Kemenpar berharap dapat membawa pariwisata Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi dan dikenal lebih luas di seluruh dunia. Dikutip dari RRI.co.id