Pertamina Pastikan Penyaluran B50 Menjangkau Seluruh Jaringan SPBU
1 min read

Pertamina Pastikan Penyaluran B50 Menjangkau Seluruh Jaringan SPBU

PT Pertamina (Persero) memastikan bahan bakar nabati biodiesel B50 telah disalurkan di seluruh jaringan distribusinya, mulai dari terminal bahan bakar minyak (BBM) hingga stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

VP Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron mengatakan penyaluran tersebut dilakukan sesuai ketentuan pemerintah. Pertamina juga memanfaatkan masa transisi untuk memastikan distribusi B50 berjalan tanpa mengganggu ketersediaan BBM bagi masyarakat dan dunia usaha.

Pertamina melakukan pengujian rutin di terminal BBM serta pemantauan di titik layanan untuk menjaga kualitas B50. Perusahaan juga berkoordinasi dengan Kementerian ESDM, BPH Migas, dan pemangku kepentingan terkait untuk memastikan penerapannya berjalan lancar.

Melalui Pertamina Patra Niaga, kesiapan distribusi juga diperkuat dengan peningkatan kapasitas penyimpanan, penerimaan bahan baku FAME, serta kesiapan armada dan mobil tangki.

Indonesia mulai menerapkan mandatori biodiesel B50 pada Juli 2026 dengan mencampurkan 50 persen biodiesel ke dalam bahan bakar solar. Program ini ditujukan untuk mengurangi emisi, menekan ketergantungan terhadap impor BBM, serta memperkuat ketahanan energi nasional.

Kementerian ESDM memperkirakan penerapan B50 pada 2026 dapat menurunkan emisi gas rumah kaca sekitar 44,46 juta ton CO2 ekuivalen dan berpotensi menghemat devisa negara sekitar Rp170 triliun.