Penataan Kawasan Mangkunegaran Solo: Rehabilitasi Bersejarah dan Wisata Budaya
1 min read

Penataan Kawasan Mangkunegaran Solo: Rehabilitasi Bersejarah dan Wisata Budaya

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah melakukan rehabilitasi Kawasan Mangkunegaran Solo dengan pendekatan yang sesuai kaidah cagar budaya. Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa proses penataan akan mempertahankan nilai sejarah sekaligus memastikan keamanan bagi aktivitas masyarakat.

Penataan ini dilakukan melalui koordinasi lintas kementerian, termasuk Dirjen Cipta Karya dan rekomendasi dari Kementerian Kebudayaan, untuk memastikan setiap langkah tetap berada dalam koridor pelestarian. Fokus utama rehabilitasi adalah bangunan inti di kawasan Kavaleri, yang merupakan jantung sejarah Pura Mangkunegaran dan pernah menjadi pusat komando militer Legiun Mangkunegaran.

Selain pelestarian fisik, upaya ini juga menekankan pentingnya nilai sakral dan dampak positif terhadap pariwisata Solo. Pendopo Mangkunegaran menjadi destinasi wisata utama sekaligus pusat kegiatan masyarakat. Direktur Pengembangan Kawasan Strategis, Rozali Indra Saputra, menyebut tantangan teknis seperti appraisal cagar budaya dan ketersediaan material menjadi prioritas tim agar rehabilitasi berjalan masif dan aman.

Dengan pengawasan menyeluruh, rehabilitasi Kawasan Mangkunegaran Solo diharapkan menjaga kelestarian budaya, memperkuat nilai sejarah, dan meningkatkan manfaat kawasan bagi masyarakat dan wisatawan.

Dikutip dari RRI.co.id