IHSG Menguat di Tengah Pelemahan Bursa Asia, Dibuka di 8.959 Poin
1 min read

IHSG Menguat di Tengah Pelemahan Bursa Asia, Dibuka di 8.959 Poin

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu pagi, 7 Januari 2026, dibuka menguat 25,47 poin atau 0,29% ke posisi 8.959,08, sementara indeks saham unggulan LQ45 naik 0,27% ke 867,40. Penguatan ini terjadi di tengah pelemahan bursa saham kawasan Asia, di mana sejumlah pasar regional mencatatkan tren turun pagi ini.

Sentimen positif datang dari Wall Street yang kompak menguat dan memberikan inspirasi ke pasar global. Saham teknologi dan sektor kecerdasan buatan (AI) menjadi penggerak utama kenaikan di AS, dipimpin oleh nama‑nama seperti Amazon dan Micron Technology, sehingga membantu pasar regional termasuk IHSG kembali ke teritori positif.

Selain itu, optimisme investor terhadap prospek ekonomi global, ekspektasi pemangkasan suku bunga, dan stimulus fiskal turut menjadi pendorong IHSG. Di dalam negeri, negosiasi dagang antara Indonesia dan AS yang akan berlanjut pertengahan Januari 2026 juga dianggap berpotensi memperkuat fundamental pasar modal Indonesia.

Dikutip dari antaranews.com