Produksi Beras Nasional Tembus 34,7 Juta Ton, Cadangan Pangan Terbesar
1 min read

Produksi Beras Nasional Tembus 34,7 Juta Ton, Cadangan Pangan Terbesar

Indonesia berhasil mencatat swasembada pangan beras pada 2025, dengan produksi nasional 34,71 juta ton, surplus sekitar 4 juta ton dari kebutuhan domestik. Capaian ini hampir menyamai proyeksi FAO dan menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan peningkatan produksi beras tertinggi di Asia Tenggara.

Presiden Prabowo Subianto menyatakan, pemerintah berkomitmen menjadikan Indonesia lumbung pangan dunia melalui percepatan produksi, hilirisasi hasil pertanian, dan stabilisasi harga di tingkat petani dan konsumen. Anggaran ketahanan pangan 2026 mencapai Rp210,4 triliun, difokuskan pada penguatan produksi padi, jagung, distribusi pupuk, pembangunan irigasi, serta peningkatan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah menjadi Rp6.500/kg.

Cadangan beras pemerintah kini mencapai 4 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah, sehingga menjaga stabilitas pasar dan meminimalkan peran tengkulak. Sektor pertanian mencatat pertumbuhan ekonomi kuat, ekspor mencapai Rp507,78 triliun, dan Nilai Tukar Petani (NTP) pada Desember 2025 mencapai 125,35.

Selain memenuhi kebutuhan dalam negeri, Indonesia mulai mengekspor beras, termasuk 10.000 ton ke Palestina. Transformasi ini mencakup peningkatan kapasitas industri pertanian, peternakan, dan perkebunan di seluruh wilayah, membuka lapangan kerja, serta mendukung ketahanan pangan nasional dan kontribusi terhadap ketahanan pangan global.

Sumber antaranews.com