PDIP Tegaskan Pertahankan Pilkada Langsung dan Dorong E-Voting
1 min read

PDIP Tegaskan Pertahankan Pilkada Langsung dan Dorong E-Voting

Jakarta – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menegaskan komitmennya untuk mempertahankan sistem pemilihan kepala daerah (pilkada) secara langsung oleh rakyat. Pernyataan ini disampaikan dalam Rakernas I PDIP yang digelar di Beach City International Stadium (BCIS), Jakarta, Senin (12/1/2026).

Ketua DPD PDIP Provinsi Aceh, Jamaluddin Idham, membacakan rekomendasi eksternal Rakernas I yang menekankan pentingnya hak kedaulatan rakyat untuk menentukan pemimpinnya, dengan masa jabatan lima tahun yang jelas dan tetap.

Sebagai solusi atas tingginya biaya politik, PDIP mendorong transformasi sistem pemungutan suara dan penguatan integritas penyelenggara pemilu, termasuk penerapan e-voting. Teknologi ini diharapkan mampu mengurangi biaya penyelenggaraan pilkada tanpa mengurangi kualitas demokrasi.

“Rakernas I mendorong pilkada berbiaya rendah melalui e-voting, penegakan hukum terhadap politik uang, serta mencegah praktik mahar politik dan pembiayaan rekomendasi calon,” ujar Jamaluddin.

Selain efisiensi, PDIP juga menekankan pembatasan biaya kampanye dan profesionalitas penyelenggara pemilu agar setiap tahapan Pilkada memastikan kedaulatan rakyat berada di tangan masyarakat, bukan kekuatan modal.

“Dengan penegakan hukum tegas terhadap money politics, kita menjaga marwah demokrasi dan memastikan pemimpin lahir dari rakyat, untuk kesejahteraan rakyat,” tambahnya.

Dikutip dari antaranews.com