Tindakan Iran dan Ancaman Trump Dorong Harga Minyak Naik
Jakarta – Harga minyak dunia mengalami kenaikan tipis pada Senin (Selasa waktu Jakarta), didorong oleh tindakan keras Iran terhadap protes dalam negeri yang menenangkan keresahan sipil. Kondisi ini menurunkan risiko intervensi AS yang bisa mengganggu aliran minyak dari produsen utama Timur Tengah.
Data CNBC mencatat, harga minyak mentah Brent diperdagangkan di USD 64,19 per barel, naik 6 sen (0,09%), sementara WTI untuk Februari naik 9 sen (0,15%) menjadi USD 59,53 per barel. Tindakan Iran yang menekan protes yang memicu ketegangan ekonomi, yang menewaskan sekitar 5.000 orang, dianggap meredam potensi konflik yang bisa mengganggu pasokan minyak global.
Presiden AS Donald Trump tampak menarik kembali ancaman intervensi, meski Iran belum secara resmi membatalkan hukuman gantung massal bagi demonstran. Kondisi ini memperkecil kemungkinan gangguan produksi minyak dari negara yang merupakan produsen terbesar keempat OPEC.
Kenaikan harga minyak ini menjadi sorotan pasar, terutama karena gejolak geopolitik di Timur Tengah tetap menjadi faktor utama dalam volatilitas harga energi global
Dikutip dari liputan6.com
