Data Kependudukan Dukcapil Jadi Tulang Punggung Sistem Keuangan dan Digital ID
1 min read

Data Kependudukan Dukcapil Jadi Tulang Punggung Sistem Keuangan dan Digital ID

Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, menegaskan data kependudukan Dukcapil memiliki peran strategis untuk berbagai layanan, mulai dari penyaluran bantuan sosial (bansos) hingga pengembangan keuangan digital. Data yang mencakup sekitar 98% penduduk Indonesia ini diperbarui setiap hari oleh 514 kabupaten/kota.

Keunggulan data Dukcapil antara lain biometrik akurat, seperti sidik jari, wajah, dan iris mata, yang telah dimanfaatkan lebih dari 7.000 instansi pemerintah dan sektor swasta. Sistem ini memungkinkan validasi cepat, misalnya pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang mengoreksi hampir 4 juta penerima bansos yang tidak memenuhi syarat, sekaligus menghemat keuangan negara.

Data Dukcapil juga mempermudah penanganan bencana; meski dokumen fisik korban hilang, identitas digital tetap dapat diverifikasi. Inovasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) memungkinkan pembukaan rekening bank hanya dalam 3–4 menit.

Tito menekankan bahwa dukungan Dukcapil juga penting untuk keamanan sistem keuangan nasional, termasuk cybersecurity, agar sistem vital negara tetap terlindungi di era digital.

Dikutip dari antaranews.com