Libatkan Guru Jadi Agen Keselamatan, Jasa Raharja Pekalongan Gelar Program PPKL di SMA Pangudi Luhur Pemalang
1 min read

Libatkan Guru Jadi Agen Keselamatan, Jasa Raharja Pekalongan Gelar Program PPKL di SMA Pangudi Luhur Pemalang

PEMALANG – PT Jasa Raharja terus memperluas jangkauan edukasi keselamatan berkendara di kalangan generasi muda. Melalui program Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL), Jasa Raharja menyambangi SMA Pangudi Luhur Santo Lukas Pemalang pada Jumat (30/1/2026) untuk menanamkan budaya tertib lalu lintas sejak dini.

Program PPKL ini dirancang khusus dengan melibatkan peran strategis para guru sebagai motor penggerak edukasi. Dengan membekali para pendidik, diharapkan pesan keselamatan dapat disampaikan secara berkelanjutan kepada siswa dalam aktivitas belajar mengajar sehari-hari.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Jasa Raharja Cabang Pekalongan, Jullyanto Eka Praseti Narayana, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif menekan angka kecelakaan di kalangan pelajar.

“Kami mensosialisasikan peran Jasa Raharja serta landasan hukum kami, yaitu UU Nomor 33 Tahun 1964 dan UU Nomor 34 Tahun 1964. Penting bagi lingkungan pendidikan untuk memahami hak dan kewajiban masyarakat dalam sistem perlindungan dasar kecelakaan penumpang dan lalu lintas jalan,” ujar Jullyanto.

Selain materi hukum, Jasa Raharja juga menggaungkan Safety Campaign yang menekankan pentingnya disiplin di jalan raya. Fokus utama kegiatan ini adalah mengubah pola pikir (mindset) pelajar agar tidak hanya patuh karena takut petugas, tetapi sadar akan risiko keselamatan diri.

Beberapa poin utama yang ditekankan dalam sosialisasi tersebut meliputi. Peran Guru menjadi teladan dan pengingat konsisten bagi siswa mengenai keselamatan jalan. Budaya Tertib Sekolah memulai kebiasaan menggunakan perlengkapan keselamatan standar (helm, sabuk pengaman) di lingkungan sekolah. Perlindungan Negara pemahaman mengenai dana pertanggungan wajib bagi korban kecelakaan.

“Melalui PPKL, kami ingin membentuk agen-agen keselamatan di sekolah. Kami berkomitmen untuk terus bersinergi dengan dunia pendidikan demi menciptakan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga peduli dan sadar keselamatan di jalan raya,” pungkas Jullyanto.