IHSG Melemah 0,84 Persen di Tengah Wait and See Investor Menyusul Pertemuan OJK-MSCI
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia melemah pada pembukaan perdagangan Senin (2/2/2026), turun 70,36 poin atau 0,84 persen ke posisi 8.259,25. Investor, terutama asing, mengambil posisi wait and see menjelang hasil pertemuan otoritas pasar modal Indonesia dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang berlangsung sore ini.
Sementara itu, indeks LQ45 sedikit menguat 0,11 persen ke posisi 834,44. Analis memperkirakan IHSG akan bergerak konsolidasi di kisaran 8.150-8.600 sepanjang pekan ini, dengan potensi rebound jika mampu bertahan di atas 8.600.
Selain pertemuan OJK-MSCI, pelaku pasar juga akan mencermati data ekonomi domestik seperti PMI manufaktur, neraca perdagangan, inflasi, pertumbuhan ekonomi, cadangan devisa, dan indeks harga properti. Dari mancanegara, perhatian tertuju pada data tenaga kerja AS, indeks PMI, serta earning season saham teknologi dan AI, serta keputusan kebijakan moneter dari ECB dan Bank of England.
Pada perdagangan Jumat (30/1/2026), bursa Wall Street ditutup melemah; Dow Jones turun 0,36 persen, S&P 500 melemah 0,43 persen, dan Nasdaq Composite turun 1,28 persen. Bursa regional Asia pagi ini menunjukkan tren campuran: Nikkei +0,44%, Shanghai -0,51%, Hang Seng -1,53%, dan Strait Times +0,18%.
Dikutip dari antaranew.com
