Minyak Dunia Melonjak Tajam, Ketegangan AS-Iran Picu Lonjakan Harga
1 min read

Minyak Dunia Melonjak Tajam, Ketegangan AS-Iran Picu Lonjakan Harga

Harga minyak dunia melonjak tajam hingga menyentuh level tertinggi sejak 2022 pada perdagangan akhir pekan. Kenaikan ini dipicu meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran yang memicu kekhawatiran gangguan pasokan energi global.

Harga minyak mentah Brent tercatat naik menjadi USD 112,57 per barel, sementara minyak mentah AS (WTI) sempat menembus USD 100 sebelum ditutup di kisaran USD 99,64 per barel. Level ini menjadi yang tertinggi sejak gejolak pasar energi akibat invasi Rusia ke Ukraina 2022.

Lonjakan harga juga dipengaruhi situasi di Selat Hormuz, jalur strategis yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak global. Ketidakpastian di kawasan tersebut membuat pasar semakin sensitif terhadap potensi gangguan distribusi.

Meski sempat ada sinyal de-eskalasi dari Donald Trump terkait penundaan serangan terhadap infrastruktur energi Iran, kekhawatiran pasar belum mereda. Aktivitas pelayaran yang terganggu, termasuk upaya kapal kontainer yang gagal melintas, semakin menambah tekanan pada pasar energi.

Analis menilai pasar minyak kini berada dalam kondisi lebih rapuh setelah sebelumnya ditopang cadangan pasokan. Gangguan yang berlanjut di kawasan Timur Tengah berpotensi mempersempit pasokan global dan menjaga harga tetap tinggi dalam jangka pendek.

Situasi ini membuat pelaku pasar terus memantau perkembangan geopolitik, terutama terkait stabilitas distribusi energi di kawasan tersebut yang menjadi kunci pergerakan harga minyak dunia

Dikutip dari liputan6.com