Efisiensi Energi, Dosen Diusulkan Kerja dari Rumah dan Kuliah Online Diperluas
1 min read

Efisiensi Energi, Dosen Diusulkan Kerja dari Rumah dan Kuliah Online Diperluas

Brian Yuliarto mengusulkan kebijakan kerja dari rumah (WFH) bagi dosen dan tenaga pendidik selama satu hari dalam sepekan sebagai bagian dari penyesuaian pola kerja di perguruan tinggi. Skema ini memungkinkan dosen mengajar selama empat hari di kampus, sementara satu hari dialokasikan untuk bekerja dari rumah dengan pengaturan jadwal perkuliahan yang lebih terfokus.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 2 Tahun 2026 yang juga mendorong penerapan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau sistem hybrid secara proporsional. Perkuliahan daring mulai diterapkan terutama bagi mahasiswa semester lima ke atas, sementara mahasiswa baru tetap diutamakan mengikuti pembelajaran tatap muka untuk memperkuat fondasi akademik.

Pemerintah menegaskan bahwa penerapan WFH dan kuliah online tidak boleh menurunkan kualitas pendidikan. Oleh karena itu, perguruan tinggi diminta menyesuaikan metode pembelajaran agar tetap efektif dan terukur.

Langkah ini juga menjadi bagian dari kebijakan transformasi budaya kerja nasional yang dicanangkan pemerintah, termasuk oleh Airlangga Hartarto, guna meningkatkan efisiensi, produktivitas, serta mendukung penghematan bahan bakar minyak (BBM) melalui pengurangan mobilitas.

Dikutip dari RRI.co.id