Jasa Raharja Kalsel Hadir di ToT, Pertegas Komitmen Keselamatan
Banjarbaru – Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Kalimantan Selatan, Abdillah, menghadiri kegiatan Pembukaan Training of Trainer (ToT) dan Sertifikasi Instruktur Pengemudi serta Sosialisasi Peraturan Kepolisian Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Pengemudi. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Tim Subdit Standar Cegah dan Tindak Ditkamsel Korlantas Polri ini berlangsung di Gedung Safety Driving Center, Banjarbaru, Kamis (09/04/2026).
Kegiatan ini dibuka Dirlantas Polda Kalimantan Selatan, Kombes Pol Dr. M. Fahri Siregar, S.H., S.I.K., M.H., dan dihadiri Kasubdit Standar Cegah dan Tindak Ditkamsel Korlantas Polri, Kombes Pol Paulus Sonny Bhakti Wibowo, S.H., S.I.K., M.I.K., serta pemangku kepentingan lainnya, sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi instruktur pengemudi di wilayah Kalimantan Selatan.
Pelaksanaan ToT dan sertifikasi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya para instruktur pengemudi, dalam memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat. Melalui pelatihan ini, para instruktur diharapkan mampu menyampaikan materi secara terstandar, profesional, dan berorientasi pada upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas.
Dalam sambutannya, Dirlantas Polda Kalimantan Selatan, Kombes Pol Dr. M. Fahri Siregar, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pengemudi sejak tahap awal. “Perbaikan kualitas pengemudi harus dimulai sejak dini dan diajarkan secara tepat kepada masyarakat. Melalui pelatihan ini, kita ingin memastikan para instruktur memiliki kompetensi yang memadai untuk membentuk pengemudi yang berkeselamatan,” ungkap Kombes Pol Dr. M. Fahri Siregar, S.H., S.I.K., M.H.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Kalimantan Selatan, Abdillah, menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya preventif keselamatan lalu lintas. “Jasa Raharja berkomitmen mendukung peningkatan kompetensi instruktur pengemudi karena hal ini menjadi kunci dalam membangun budaya tertib dan aman berlalu lintas. Edukasi yang tepat akan berdampak langsung pada penurunan risiko kecelakaan,” ungkap Abdillah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta instruktur pengemudi yang profesional dan berkompeten, sehingga mampu memberikan edukasi yang efektif kepada masyarakat. Sinergi antara kepolisian dan Jasa Raharja diharapkan terus berlanjut dalam mendukung terciptanya keselamatan berlalu lintas yang berkelanjutan di Kalimantan Selatan.
