Minyak Dunia Naik Tajam, Brent Hampir Sentuh USD 100 per Barel
Harga minyak dunia kembali mendekati level USD 100 per barel seiring meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah. Gangguan distribusi minyak di Selat Hormuz menjadi faktor utama yang mendorong kenaikan harga.
Terbatasnya lalu lintas kapal tanker akibat blokade oleh Angkatan Laut Amerika Serikat serta ancaman dari Iran membuat pasokan minyak global terganggu. Kondisi ini berdampak langsung pada lonjakan harga minyak mentah di pasar internasional.
Harga minyak acuan dunia, Brent, tercatat naik hampir 5 persen ke level USD 99,39 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) menguat hampir 4 persen menjadi USD 94,69 per barel.
Presiden Donald Trump menyatakan kemungkinan adanya pertemuan lanjutan antara AS dan Iran untuk meredakan ketegangan. Namun, belum adanya kepastian mengenai jalur pelayaran di kawasan tersebut membuat pasar tetap diliputi kekhawatiran.
Dengan gencatan senjata yang dijadwalkan berakhir dalam waktu dekat, pelaku pasar terus mencermati perkembangan situasi. Ketidakpastian ini berpotensi memperpanjang tekanan terhadap pasokan energi global dan menjaga harga minyak tetap tinggi.
Dikutip dari liputan6.com
