Status Siaga, Gunung Semeru Alami Tujuh Kali Erupsi dalam Sehari
1 min read

Status Siaga, Gunung Semeru Alami Tujuh Kali Erupsi dalam Sehari

Gunung Semeru kembali mengalami erupsi pada Senin pagi dengan kolom abu mencapai sekitar 1.200 meter di atas puncak. Letusan yang terjadi pukul 07.44 WIB tersebut disertai awan panas guguran (APG) yang meluncur sejauh kurang lebih 2 kilometer ke arah tenggara atau Besuk Kobokan.

Petugas Pos Pengamatan mencatat kolom abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat daya. Aktivitas erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 12 mm dan durasi sekitar 3 menit 10 detik. Sepanjang pagi, gunung tertinggi di Pulau Jawa itu dilaporkan telah mengalami tujuh kali erupsi dengan tinggi letusan berkisar antara 500 hingga 1.200 meter di atas puncak.

Saat ini, aktivitas vulkanik Semeru masih berada pada Status Level III atau Siaga. Masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga radius 13 kilometer dari puncak. Selain itu, warga juga diminta menjauhi area sempadan sungai dalam jarak 500 meter karena berpotensi terdampak awan panas dan aliran lahar hingga sejauh 17 kilometer.

Warga juga dilarang beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah atau puncak karena risiko lontaran material pijar. Selain itu, potensi bahaya berupa awan panas, guguran lava, serta lahar hujan perlu diwaspadai, terutama di sepanjang aliran Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, Besuk Sat, serta anak sungai lainnya yang berhulu di puncak Semeru.

Dikutip dari antaranews.com