Cara Menciptakan Sekolah Aman dan Nyaman: Peran Guru, Aturan, dan Interaksi Siswa
Sekolah aman dan nyaman merupakan kunci utama dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif bagi anak. Menurut Utusan Khusus Presiden, Raffi Farid Ahmad, konsep ini berangkat dari kepercayaan terhadap guru serta aturan-aturan yang berlaku di sekolah. Setiap jenjang pendidikan telah memiliki kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa, memastikan keamanan dan kenyamanan mereka dalam belajar.
Selain itu, pembinaan adab dan karakter tetap menjadi prioritas utama. Nilai-nilai adab membentuk generasi muda yang kuat secara moral dan sosial, sehingga anak tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki budi pekerti yang baik. Raffi menekankan, anak perlu menumbuhkan kepercayaan kepada orang tua dan guru untuk menghadapi masalah, sebelum mencari teman yang dapat dipercaya.
Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Atip Latipulhayat, menambahkan pentingnya mengurangi dominasi gawai dan menumbuhkan interaksi langsung antar siswa. Sekolah sebagai miniatur masyarakat harus menjadi ruang interaksi sehat, tanpa diskriminasi, dengan penggunaan gawai yang dibatasi agar anak lebih banyak bersosialisasi.
Menciptakan sekolah aman dan nyaman tidak hanya soal fisik, tetapi juga mental, sosial, dan moral, sehingga anak dapat tumbuh menjadi generasi berkualitas.
Dikutip dari RRI.co.id
