IHSG Capai 8.644,26 dan Kapitalisasi Rp15.810 Triliun, OJK Soroti Resiliensi Pasar Modal
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pasar modal Indonesia 2025 menunjukkan kinerja positif dan berintegritas meski menghadapi ketidakpastian global, ketegangan geopolitik, dan dinamika kebijakan moneter internasional. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Inarno Djajadi, menekankan penguatan pasar tercermin dari IHSG yang naik 22,10% ke 8.644,26 dan kapitalisasi pasar sebesar Rp15.810 triliun.
Deputi Komisioner OJK Eddy Manindo Harahap melaporkan penghimpunan dana pasar modal mencapai Rp268,14 triliun dari 210 penawaran umum, melampaui target roadmap dan RPJMN. Pertumbuhan investor ritel juga signifikan, dengan total 20,2 juta Single Investor ID (SID), didominasi generasi di bawah 40 tahun.
Untuk menjaga integritas pasar, OJK melakukan ratusan pemeriksaan atas dugaan pelanggaran dan menjatuhkan sanksi administratif senilai total Rp123,3 miliar. Menurut Inarno, kolaborasi antara OJK, Self-Regulatory Organization (SRO), industri, dan pemangku kepentingan memperkuat daya saing serta resiliensi pasar modal Indonesia secara berkelanjutan.
Dikutip dari RRI.co.id
