IHSG Koreksi 0,83%, Saham PJHB hingga BEEF Masuk Daftar Top Losers
Perdagangan saham pekan ini hanya berlangsung selama tiga hari, 22-24 Desember 2025. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,83% ke posisi 8.537,91 dari posisi penutupan pekan lalu 8.609,55. Kapitalisasi pasar turun 1,17% menjadi Rp 15.602 triliun, sementara rata-rata volume dan frekuensi transaksi harian juga tercatat menurun signifikan.
Di tengah koreksi IHSG, investor asing justru mencatat aksi beli saham sebesar Rp 4,03 triliun sepanjang pekan.
Sepuluh saham dengan koreksi terbesar (top losers) pekan ini antara lain:
- PT Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk (PJHB) turun 37,65% menjadi Rp 220 per saham
- PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CSIS) turun 27,78% menjadi Rp 338
- PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) turun 24,80% menjadi Rp 925
- PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE) turun 22,60% menjadi Rp 161
- PT Buana Artha Anugerah Tbk (STAR) turun 22,57% menjadi Rp 422
- PT Pudjiadi Prestige Tbk (PUDP) turun 21,61% menjadi Rp 780
- PT Urban Jakarta Propertindo Tbk (URBN) turun 21,09% menjadi Rp 202
- PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk (PORT) turun 20,86% menjadi Rp 1.195
- PT Golden Flower Tbk (POLU) turun 20,86% menjadi Rp 1.195
- PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) turun 19,61% menjadi Rp 410
Analis menilai koreksi pekan ini dipengaruhi prospek suku bunga The Fed yang kemungkinan turun satu hingga dua kali pada 2026, serta keputusan Bank Indonesia mempertahankan BI Rate di 4,75% untuk menjaga stabilitas.
Dikutip dari liputan6.com
