Jelang Ramadhan, Bulog Siapkan Stok Pangan dan Penyaluran Bantuan untuk 33,2 Juta KPM
1 min read

Jelang Ramadhan, Bulog Siapkan Stok Pangan dan Penyaluran Bantuan untuk 33,2 Juta KPM

Perum Bulog menegaskan komitmen menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan strategis menjelang Ramadhan hingga Idul Fitri 2026. Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyatakan pihaknya akan menerapkan pola pengamanan pasar seperti saat Natal dan Tahun Baru, dengan turun langsung ke lapangan bersama seluruh pemangku kepentingan.

Hingga 2 Februari 2026, Bulog mengelola stok beras sebesar 3,3 juta ton, terdiri dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) 3,22 juta ton dan stok komersial 95.523 ton. Selain beras, persediaan komoditas lain meliputi gula pasir 11.675 ton, jagung 53.637 ton, serta minyak goreng 15.475 kiloliter, yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Rizal menambahkan, dalam skema domestic market obligation (DMO) minyak goreng MinyaKita, Bulog menerima alokasi 70 persen dari total BUMN pangan, atau sekitar 30 ribu kiloliter per bulan, untuk disalurkan ke pasar dan pengecer agar harga tetap stabil. Penyaluran bantuan pangan pemerintah juga disiapkan untuk 33,2 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) selama Februari dan Maret 2026, meliputi 10 kilogram beras dan 2 liter MinyaKita per KPM. Total distribusi dua bulan mencapai sekitar 664,8 ribu ton beras dan 132,9 ribu kiloliter minyak goreng.

Bulog menegaskan kesiapan operasional dan stok ini sebagai bagian dari peran strategisnya sebagai penyangga pangan nasional, untuk memastikan ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilitas harga pangan bagi masyarakat Indonesia menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.

Dikutip dari antaranews.com