Koordinasi Lintas Sektor untuk Bersihkan Material Kayu Akibat Banjir di Sumatera
1 min read

Koordinasi Lintas Sektor untuk Bersihkan Material Kayu Akibat Banjir di Sumatera

Pemerintah terus mempercepat pembersihan material kayu gelondongan yang terbawa banjir di berbagai wilayah Sumatera. Wakil Menteri Kehutanan, Rohmat Marzuki, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk Kementerian Kehutanan, BNPB, TNI, Polri, dan pemerintah daerah, untuk memastikan proses berjalan cepat dan aman.

Pembersihan telah dimulai di Padang, Sumatera Barat, dengan delapan unit alat berat dan partisipasi masyarakat. Di Aceh Tamiang, Aceh, delapan ekskavator disiapkan untuk membersihkan tumpukan kayu seluas dua hektare dengan ketinggian mencapai empat meter, diperkirakan memakan waktu tujuh hari. Sementara di Sumatera Utara, pembersihan di Sungai Garoga telah berlangsung hampir 20 hari dan tersisa kurang dari 20 persen dari kondisi awal.

Kendala akses lokasi menjadi tantangan, sehingga tim gabungan membangun jembatan darurat, normalisasi sungai, dan membersihkan rumah serta fasilitas umum. Rohmat menekankan agar kayu hasil pembersihan dialokasikan tepat, baik untuk TPA maupun pemanfaatan membangun hunian sementara bagi korban banjir.

Selain itu, langkah antisipatif dilakukan dengan memetakan kondisi kayu di hulu sungai menggunakan drone untuk mengurangi risiko terjangan material kayu bila hujan kembali meningkat.

Dikutip dari RRI.co.id