Megawati Tegaskan Politik Adalah Tanggung Jawab Moral, Bukan Perebutan Jabatan
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengingatkan seluruh kader partai agar memaknai politik sebagai alat pengabdian kepada rakyat, bukan sekadar sarana mengejar jabatan maupun popularitas. Pesan tersebut disampaikannya dalam pidato politik pada peringatan HUT ke-53 PDIP sekaligus pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Tahun 2026 di Jakarta.
Megawati menegaskan bahwa politik memiliki dimensi tanggung jawab moral dan sejarah. Menurutnya, keberhasilan seorang kader tidak diukur dari banyaknya jabatan yang pernah diemban, melainkan dari keberpihakan pada kebenaran dan kepentingan rakyat ketika menghadapi ujian politik.
Ia mengingatkan bahwa politik yang kehilangan nilai moral akan menjauh dari rakyat dan melupakan tujuan utamanya, yakni memperjuangkan kesejahteraan bersama. Oleh karena itu, Megawati menekankan pentingnya mengembalikan praktik politik pada nilai gotong royong, ideologi Pancasila, serta keberpihakan kepada masyarakat kecil.
Dalam Rakernas yang digelar pada 10–12 Januari 2026 di Ancol tersebut, Megawati juga menyerukan agar kader PDIP menjalankan politik dengan kesadaran ideologis dan tanggung jawab jangka panjang, sehingga demokrasi tetap bermartabat dan berpihak pada rakyat.
Dikutip dari liputan6.com
