Pemerintah Targetkan Internet di Aceh Pulih 100% Sebelum Akhir 2025
Pemerintah menargetkan pemulihan konektivitas internet di Provinsi Aceh sebelum pergantian tahun 2026. Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Viada Hafid, menyatakan progres pemulihan jaringan komunikasi telah mencapai lebih dari 90 persen secara keseluruhan, dengan Aceh Tamiang dan Gayo Lues menjadi fokus terakhir.
Menkomdigi meninjau langsung menara BTS yang rusak akibat banjir di Desa Tanah Terban, Karang Baru, Aceh Tamiang, sekaligus menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak. Pemulihan jaringan saat ini dibantu genset dan baterai karena pasokan listrik PLN belum sepenuhnya pulih. Operator seluler seperti Telkomsel, Indosat, dan XL bekerja intens untuk memastikan cakupan jaringan kembali normal, dengan Telkomsel telah mencapai sekitar 80 persen dan operator lain menyusul dalam beberapa hari.
Meutya menekankan pentingnya konektivitas internet bagi masyarakat pascabencana untuk mengakses informasi dan komunikasi. Pemerintah bersama mitra operator dan media nasional, termasuk RRI, TVRI, dan ANTARA, terus memantau progres pemulihan agar layanan internet stabil hingga tahun depan. Menkomdigi optimistis jaringan internet Aceh dapat pulih sepenuhnya dalam waktu singkat, mendukung proses pemulihan dan mobilitas warga pascabencana.
Dikutip dari RRI.co.id
