Penanganan Darurat Semeru: PU Perkuat Tanggul dan Buka Sodetan Sungai untuk Tekan Risiko Banjir
1 min read

Penanganan Darurat Semeru: PU Perkuat Tanggul dan Buka Sodetan Sungai untuk Tekan Risiko Banjir

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mengoptimalkan normalisasi sungai pasca erupsi Semeru sebagai langkah utama dalam mencegah banjir lahar. Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa kesiapsiagaan infrastruktur menjadi prioritas, termasuk kesiapan peralatan yang bisa digerakkan kapan saja untuk membuka akses dan membantu evakuasi.

Melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas, sejumlah alat berat telah diturunkan ke lokasi terdampak. Empat excavator, dua wheel loader, dan satu bulldozer dikerahkan untuk memperlancar aliran sungai di hulu dan hilir. Di bagian hulu, sodetan selebar 10 meter dan tanggul setinggi 8 meter dibangun sepanjang 500 meter guna mengarahkan material vulkanik ke jalur yang lebih aman.

Sementara di hilir, Kementerian PU telah menyelesaikan penutupan alur sungai serta membangun tanggul setinggi 4 meter sepanjang 500 meter untuk melindungi permukiman warga. Peninggian tangkis, pembangunan tanggul baru, dan pembukaan alur terus dilakukan demi meminimalkan risiko banjir. Upaya ini dilakukan secara berkala dan berkelanjutan agar penanganan darurat berjalan cepat, efektif, dan adaptif.

Dikutip dari RRI.co.id