Periksa Masa Laku DPWKP, Jasa Raharja Ikut Serta dalam Rampcheck di Terminal Maospati Ponorogo
1 min read

Periksa Masa Laku DPWKP, Jasa Raharja Ikut Serta dalam Rampcheck di Terminal Maospati Ponorogo

Ponorogo – Sebagai upaya meningkatkan keselamatan transportasi, Selasa 20 Januari 2026 dilaksanakan kegiatan Ramp Check untuk Bus AKAP dan AKDP di Terminal Ponorogo. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan keamanan armada dan sebagai upaya preventif untuk mencegah kecelakaan lalu lintas. Tidak kurang dari 20 bus diperiksa kelaikannya. Beberapa hal menjadi periksa petugas yaitu kelengkapan persuratan bus meliputi STNK kendaraan,SIM pengemudi, Surat Lulus Uji KIR, Surat Trayek dan KPS. Selain itu juga diperiksa kondisi ban, lampu, wiper, klakson dan alat kegawatdaruratan didalam bus seperti pemecah kaca dan obat-obatan serta P3K. Petugas Jasa Raharja memeriksa kartu kontrol DPWKP / IWKBU sebagai jaminan santunan bila terjadi kecelakaan.

Dalam kegiatan rampcheck yang diinisiasi Dinas Perhubungan UPT Terminal Ponorogo ini, selain kelaik jalanan bus, supir dan kru diperiksa kesehatannya meliputi cek tensi dan cek laboratorium sederhana seperti asam urat, gula darah dan kolesterol.  Ramp Check ini dilaksanakan  rutin kepada bus yang masuk di Terminal Ponorogo.

Faizal Rachman, Penanggung Jawab Jasa Raharja Samsat Ponorogo menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai upaya pencegahan laka lantas dengan mengantisipasi dan pengecekan kelayakan armada. Jangan sampai kendaraan yang beroperasi tidak layak jalan dan tidak sesuai dengan persyaratan keamanan dan keselamatan penumpang. Disamping itu faktor pengemudi juga diperhatikan, jangan sampai dalam kondisi tidak sehat dan mengemudikan kendaraan tidak sewajarnya. Setelah kegiatan ini setiap bus yang diperiksa dipasangi sticker himbuaan keselamatan yang ditempel di dalam bus yang bertuliskan “Tegur Supir bila Membahayakan” guna mengajak penumpang aktif ingatkan supir bila berkendara tidak sesuai aturan dan dapat berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas dan sticker practical guidance sebagai pedoman supir dalam pengoperasionalan armadanya.