Perkuat Implementasi Opsen, Tim Pembina Samsat Surakarta dan Bapenda Satukan Strategi Optimalisasi PKB dan SWDKLLJ
2 mins read

Perkuat Implementasi Opsen, Tim Pembina Samsat Surakarta dan Bapenda Satukan Strategi Optimalisasi PKB dan SWDKLLJ

Surakarta– Komitmen untuk memperkuat kinerja penerimaan daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik terus ditunjukkan oleh Tim Pembina Samsat Surakarta bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Surakarta melalui pelaksanaan kegiatan Evaluasi Sinergitas Opsen. Kegiatan ini berlangsung pada Senin, 2 Februari 2026, bertempat di Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta, sebagai bagian dari langkah strategis dalam mengoptimalkan penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) Tahun 2026.

Evaluasi sinergitas ini menjadi forum penting bagi seluruh pemangku kepentingan untuk meninjau efektivitas pelaksanaan kebijakan opsen PKB dan BBNKB di tingkat wilayah. Melalui kegiatan ini, Tim Pembina Samsat Surakarta dan Bapenda Kota Surakarta berupaya menyatukan data, strategi, serta pola koordinasi guna memastikan setiap kebijakan dapat diimplementasikan secara lebih tepat sasaran dan berdampak nyata bagi daerah.

Dalam pembahasan, dilakukan pemetaan potensi kendaraan bermotor di wilayah Kecamatan Pasar Kliwon, analisis capaian penerimaan yang telah berjalan, serta identifikasi berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan. Selain itu, diskusi juga diarahkan pada perumusan langkah-langkah penguatan, mulai dari peningkatan kualitas sosialisasi kepada masyarakat, penguatan koordinasi lintas sektor, hingga optimalisasi pelayanan Samsat agar semakin mudah diakses dan ramah bagi wajib pajak.

Dalam kesepatan terpisah, Kepala Cabang Kantor PT. Jasa Raharja Cabang Surakarta,Gunawan, menegaskan bahwa evaluasi ini tidak hanya berfokus pada aspek angka penerimaan, tetapi juga pada kualitas tata kelola dan pelayanan publik.

Sinergitas opsen harus dimaknai sebagai upaya kolektif untuk membangun sistem pelayanan yang terintegrasi, transparan, dan berorientasi pada kemudahan masyarakat. Dengan kolaborasi yang solid, implementasi opsen diharapkan mampu mendorong peningkatan penerimaan daerah secara berkelanjutan,” ujar Gunawan.

Lebih lanjut disampaikan bahwa keterlibatan aktif pemerintah kecamatan menjadi elemen penting dalam mendekatkan pelayanan Samsat kepada masyarakat. Peran aparat kewilayahan dinilai strategis dalam memperluas jangkauan sosialisasi sekaligus membangun kesadaran publik akan pentingnya tertib administrasi kendaraan bermotor.

Melalui kegiatan Evaluasi Sinergitas Opsen ini, Tim Pembina Samsat Surakarta dan Bapenda Kota Surakarta optimistis bahwa kualitas pengelolaan penerimaan PKB dan SWDKLLJ akan semakin meningkat, tidak hanya dari sisi kuantitas, tetapi juga dari aspek akuntabilitas dan keberlanjutan. Sinergi lintas instansi yang terus diperkuat diharapkan mampu menghadirkan pelayanan Samsat yang semakin profesional, adaptif, dan dipercaya masyarakat, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Surakarta.