PSEL Makassar Raya Jadi Solusi Modern Pengelolaan Sampah Perkotaan
Jakarta – Pemerintah terus mendorong percepatan pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Makassar Raya untuk menjawab persoalan darurat sampah. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) melibatkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Maros.
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menekankan bahwa pendekatan waste-to-energy menjadi solusi strategis untuk mengurangi beban TPA sekaligus menghasilkan energi bersih. Berdasarkan data KLH/BPLH 2025, timbulan sampah di Makassar Raya mencapai 1.644 ton per hari, dengan rencana PSEL memproses 1.000 ton per hari.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyatakan dukungan penuh pemerintah daerah melalui edukasi dan pembentukan budaya adaptif masyarakat terhadap pengelolaan sampah modern. Proyek ini juga menjadi bagian dari transformasi nasional, menghentikan praktik open dumping di TPA, serta mengintegrasikan pengelolaan sampah dari hulu hingga operasional PSEL secara berkelanjutan.
Dikutip dari RRI.co.id
