PT Jasa Raharja Kanwil Kalimantan Timur Perkuat Sinergi FKLL Tangani Lokasi Rawan Kecelakaan Angkutan Barang
1 min read

PT Jasa Raharja Kanwil Kalimantan Timur Perkuat Sinergi FKLL Tangani Lokasi Rawan Kecelakaan Angkutan Barang

Kalimantan Timur – PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Kalimantan Timur perkuat sinergi keselamatan transportasi melalui Rapat Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) yang diselenggarakan oleh Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kalimantan Timur pada Rabu, 28 Januari 2026, bertempat di Ruang Rapat BPTD Kelas II Kalimantan Timur. Rapat ini membahas upaya penanganan lokasi rawan kecelakaan lalu lintas, khususnya yang melibatkan angkutan barang di wilayah Kalimantan Timur.

Kegiatan FKLL tersebut menjadi forum strategis lintas sektor yang dihadiri oleh unsur kepolisian, instansi perhubungan, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan terkait lainnya. Dalam rapat dibahas berbagai permasalahan keselamatan lalu lintas angkutan barang, termasuk identifikasi titik rawan kecelakaan, kondisi sarana dan prasarana jalan, serta aspek kepatuhan pengemudi dan kelaikan kendaraan.

PT Jasa Raharja Kanwil Kalimantan Timur menegaskan komitmennya dalam mendukung upaya peningkatan keselamatan lalu lintas melalui sinergi dan kolaborasi dengan seluruh stakeholder. Selain menjalankan fungsi perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas, Jasa Raharja juga aktif berkontribusi dalam kegiatan preventif melalui analisis data kecelakaan dan penyampaian rekomendasi keselamatan kepada instansi terkait.

Kakanwil PT Jasa Raharja Kalimantan Timur, Wanda P. Asmoro, menyampaikan bahwa Forum Komunikasi Lalu Lintas memiliki peran penting dalam menyatukan langkah penanganan keselamatan transportasi jalan. “Kecelakaan yang melibatkan angkutan barang memiliki tingkat risiko dan dampak yang tinggi. Oleh karena itu, diperlukan sinergi yang kuat antarinstansi agar upaya pencegahan dapat dilakukan secara terintegrasi dan berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui pelaksanaan Rapat FKLL ini, PT Jasa Raharja Kanwil Kalimantan Timur berharap terbangun komitmen bersama dalam menekan angka kecelakaan di lokasi rawan, khususnya yang melibatkan angkutan barang, serta mewujudkan sistem lalu lintas dan angkutan jalan yang lebih aman bagi masyarakat Kalimantan Timur.