Rapat Maraton di Hambalang, Prabowo Bahas Kampus Baru, Konflik Timur Tengah, dan Mudik
1 min read

Rapat Maraton di Hambalang, Prabowo Bahas Kampus Baru, Konflik Timur Tengah, dan Mudik

Presiden Prabowo Subianto menggelar rangkaian rapat bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (8/3/2026). Dalam pertemuan yang berlangsung sejak siang hingga malam tersebut, Presiden memimpin lima rapat berbeda yang membahas berbagai agenda strategis pemerintah.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, Presiden meminta laporan terbaru dari sejumlah kementerian terkait perkembangan program prioritas nasional. Salah satu pembahasan utama adalah sektor pendidikan, khususnya rencana pembangunan sepuluh kampus baru yang difokuskan pada bidang STEM (Sains, Teknologi, Engineering, dan Matematika) serta pendidikan kedokteran.

Presiden juga menyoroti upaya peningkatan kualitas perguruan tinggi negeri agar mampu bersaing di tingkat global. Pemerintah mendorong penguatan kerja sama dengan sejumlah universitas ternama dunia untuk meningkatkan kapasitas pendidikan tinggi di Indonesia.

Selain pendidikan, rapat juga membahas perkembangan geopolitik internasional, terutama meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel. Pemerintah menilai dinamika tersebut berpotensi berdampak terhadap stabilitas global dan kawasan.

Dalam kesempatan itu, Presiden turut menerima laporan dari Rektor Universitas Pertahanan Anton Nugroho terkait program pendidikan bagi mahasiswa asal Palestina. Program yang dimulai sejak 2022 saat Prabowo masih menjabat Menteri Pertahanan tersebut kini telah menampung hampir 200 mahasiswa Palestina untuk menempuh pendidikan di Indonesia.

Tak hanya itu, Presiden juga meminta laporan terkait kesiapan pemerintah menghadapi arus mudik menjelang Hari Raya Idulfitri. Pemerintah menekankan pentingnya koordinasi lintas kementerian agar pelayanan dan keamanan masyarakat selama periode mudik dapat berjalan optimal.

Sejumlah pejabat yang hadir dalam rapat tersebut antara lain Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan, Rektor Universitas Pertahanan Anton Nugroho, serta Direktur Utama PT Pindad Sigit Santosa.

Dikutip dari antaranews.com