Saatnya Masjid Kembali Menjadi Tempat yang Menentramkan
1 min read

Saatnya Masjid Kembali Menjadi Tempat yang Menentramkan

Jakarta: Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Da’wah dan Ukuwah, KH Cholil Nafis, menyoroti tragedi meninggalnya seorang pemuda di Masjid Agung Sibolga, Sumatra Utara. Ia menyebut peristiwa tersebut mencerminkan paradoks antara makna masjid sebagai rumah Allah dan tempat kekerasan. 

Cholil Nafis menilai tindakan yang melanggar kemanusiaan di tempat suci adalah cermin menurunnya pemahaman spiritual umat.

“Bagaimana seseorang bisa mendekatkan diri kepada Allah, tapi justru berbuat keji di rumah-Nya?” ujarnya kepada Pro 3 RRI.

Cholil Nafis menegaskan bahwa masjid seharusnya menjadi ruang yang aman bagi seluruh umat untuk beribadah dan beristirahat. Ia memandang tragedi Sibolga menjadi pengingat agar fungsi sosial dan spiritual masjid dikembalikan sebagaimana mestinya.

“Masjid bukan hanya tempat sujud, tapi juga pusat peradaban dan kebersamaan umat,” kata dia.

Selain itu, Cholil Nafis menilai perlu adanya tanggung jawab kolektif dari masyarakat dan pengurus masjid. Ia berpandangan bahwa lemahnya pengelolaan takmir membuat sebagian jemaah bertindak sendiri tanpa dasar yang jelas.

“Ketika masjid tak dikelola dengan baik, rasa curiga tumbuh dan tindakan spontan bisa melukai sesama,” ucapnya.

Cholil menuturkan bahwa MUI bersama Kementerian Agama sedang menyiapkan pedoman baru bagi takmir masjid di seluruh Indonesia. Menurutnya, langkah ini penting untuk memastikan fungsi masjid tetap ramah bagi perempuan, anak-anak, dan masyarakat umum.

“Masjid harus menjadi tempat yang sejuk dan melindungi siapa pun yang datang dengan niat baik,” ujarnya.

KH Cholil Nafis berharap peristiwa tragis di Sibolga menjadi pelajaran untuk semua pihak agar tak terulang kembali. Ia menekankan pentingnya memperkuat kembali manajemen masjid, meningkatkan kepedulian jemaah, serta menanamkan nilai adab dalam beribadah.

“Masjid semestinya melahirkan ketenangan, bukan ketakutan. Dari sana, peradaban umat dibangun kembali,” ujarnya mengakhiri perbincangan. Dikutip dari RRI.co.id