Satgas Kuala Resmi Dibentuk, Fokus Dredging Sungai dan Water Treatment
Presiden Prabowo Subianto menyetujui pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Kuala yang diusulkan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Satgas ini fokus pengerukan sungai dangkal akibat timbunan lumpur dan pengolahan air kuala menjadi air bersih bagi warga terdampak bencana.
Dalam rapat terbatas di Aceh Tamiang, Menhan Sjafrie memaparkan strategi dredging dari laut ke sungai agar kapal dapat membawa alat berat langsung ke titik terdekat daratan, sekaligus membersihkan endapan lumpur dan kayu. Operasi serupa juga direncanakan di wilayah lain seperti Bireuen.
Presiden Prabowo meminta koordinasi dengan pemerintah daerah, ahli teknik, dan BUMN karya, serta menegaskan anggaran tambahan tidak menjadi hambatan. Mendagri Tito Karnavian menyarankan pemanfaatan alat dredging penambang Bangka Belitung yang efektif dan cepat.
Satgas Kuala resmi dibentuk dengan dua komposisi: tim pengerukan kuala dan tim pengolahan air menggunakan water treatment system di atas kapal. Operasi dijadwalkan mulai dalam dua pekan ke depan dengan sasaran awal di Kuala Simpang, Aceh Tamiang.
Dikutip dari antaranews.com
