Sinergi Tanpa Batas: Jasa Raharja dan Instansi Terkait Matangkan Skenario “Mudik Aman Berkesan” Lebaran 2026
2 mins read

Sinergi Tanpa Batas: Jasa Raharja dan Instansi Terkait Matangkan Skenario “Mudik Aman Berkesan” Lebaran 2026

SEMARANG – Menjelang momentum arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 H, sejumlah instansi kunci di Kota Semarang bergerak cepat mematangkan strategi pengamanan. Melalui Rapat Koordinasi Lintas Sektoral yang digelar di Kantor Satlantas Polrestabes Semarang pada Kamis (29/1), Jasa Raharja, Satlantas, Dishub, dan BPTD bersinergi demi menjamin kelancaran di gerbang utama Jawa Tengah.

Pertemuan ini menjadi krusial untuk memetakan titik kemacetan dan area rawan kecelakaan (blackspot) di sepanjang jalur Pantura serta Tol Trans Jawa berdasarkan refleksi data tahun sebelumnya.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Jasa Raharja Cabang Semarang, Manggala Aji Mukti, menegaskan bahwa perlindungan dasar bagi pemudik adalah prioritas utama sesuai amanat undang-undang.

“Seluruh langkah kami berpijak pada UU No. 33 Tahun 1964 dan UU No. 34 Tahun 1964. Kami ingin memastikan setiap warga yang menempuh perjalanan mudik, baik menggunakan moda transportasi umum maupun pribadi, mendapatkan jaminan perlindungan dasar yang maksimal dari negara melalui Jasa Raharja,” ujar Manggala Aji Mukti.

Senada dengan hal tersebut, perwakilan Jasa Raharja Semarang, Rika Wahyu Utami, menambahkan bahwa fokus utama tahun ini adalah pencegahan. “Kami menyiagakan personel di posko kesehatan, memasang rambu peringatan di titik rawan, serta menyediakan pengobatan gratis bagi pengemudi bus untuk memastikan kondisi fisik mereka prima saat bertugas,” jelasnya.

Rapat koordinasi tersebut menghasilkan beberapa poin strategis yang akan diimplementasikan selama masa mudik Lebaran 2026. Satlantas Polrestabes Semarang, Menyiapkan skema One Way nasional dan penempatan pos terpadu di titik krusial seperti Gerbang Tol Kalikangkung dan Simpang Lima. BPTD Kelas II Jawa Tengah, melakukan intensifikasi ramp check (inspeksi keselamatan) di Terminal Mangkang dan Penggaron untuk memastikan seluruh armada bus AKAP laik jalan. Dinas Perhubungan Kota Semarang, mengoptimalkan teknologi ATCS berbasis AI yang mampu mengatur durasi lampu lalu lintas secara otomatis guna mengurai kepadatan di persimpangan utama secara real-time.

Guna menekan angka kecelakaan, tim gabungan mengimbau masyarakat untuk, Cek Kendaraan, memastikan kondisi kendaraan pribadi dalam keadaan laik jalan. Mudik Gratis,  memanfaatkan program mudik gratis dari pemerintah guna meminimalkan penggunaan sepeda motor untuk jarak jauh. Pantau Informasi, Selalu memantau arus lalu lintas melalui aplikasi Semarang Mobile dan kanal resmi kepolisian.

Dengan persiapan yang matang dan kolaborasi teknologi tingkat tinggi, diharapkan arus mudik dan balik tahun 2026 di wilayah Semarang dapat berjalan dengan aman, tertib, dan memberikan kesan positif bagi seluruh masyarakat.