Sultan Baktiar Najamudin Desak Pemerintah Percepat Penanganan Korban Bencana Sumatra
Ketua DPD Sultan Baktiar Najamudin menegaskan pemerintah harus mempercepat penanganan korban bencana di Sumatra, yang hingga 10 hari pasca-bencana masih belum optimal. Menurutnya, setiap korban jiwa bukan sekadar angka statistik, melainkan darurat kemanusiaan yang membutuhkan kehadiran penuh negara.
Sultan menekankan pentingnya kecepatan dalam evakuasi korban, membuka akses transportasi, mendistribusikan logistik, penanganan kesehatan, hingga penampungan pengungsi. Ia juga menyerukan audit total dan evaluasi tata kelola lingkungan untuk mencegah bencana berulang.
Sementara itu, Ketua Komisi IV DPR, Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto), menyoroti kayu gelondongan yang tersapu banjir sebagai akibat kerusakan hutan dan pengelolaan lingkungan yang buruk, bukan hanya faktor cuaca. Politikus Gerindra ini menegaskan pentingnya kesadaran semua pihak akan dampak alih fungsi lahan dan deforestasi.
Anggota Komisi IV DPR Fraksi PKS, Rahmat Saleh, bahkan meminta Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mundur jika tidak mampu menangani banjir dan longsor. Ia menekankan pentingnya tanggung jawab moral pejabat publik, mengutip contoh menteri di Filipina yang mundur karena gagal mengatasi bencana.
Penanganan bencana Sumatra memerlukan tindakan cepat dan efektif, bukan sekadar moratorium atau pernyataan, melainkan koordinasi penuh antar lembaga dan penegakan hukum lingkungan yang tegas.
Dikutip dari liputan6.com
