Swasembada Pangan Tercapai, DPR Tekankan Pentingnya Distribusi dan Perlindungan Petani
1 min read

Swasembada Pangan Tercapai, DPR Tekankan Pentingnya Distribusi dan Perlindungan Petani

Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo, menegaskan keberhasilan pemerintah dalam mencapai swasembada pangan lebih cepat dari target Presiden Prabowo Subianto. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Kementan, KKP, Perum Bulog, dan ID Food, Firman menyebut stok beras nasional awal 2026 mencapai 3,3 juta ton, rekor tertinggi, dan ketersediaan pangan pokok aman menjelang Ramadan dan Idulfitri.

Firman menekankan bahwa swasembada pangan bukan hanya soal stok, tetapi juga keberlanjutan distribusi, stabilitas harga, dan perlindungan petani. Ia menyoroti risiko kerusakan infrastruktur, terutama di Pulau Jawa, yang dapat mengganggu distribusi dan memicu kelangkaan.

Sementara itu, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan pemerintah tidak akan melakukan impor beras selama swasembada pangan terjaga. Target penyerapan cadangan beras pemerintah (CBP) tahun 2026 meningkat menjadi 4 juta ton, serta menyerap komoditas pangan utama lainnya untuk menjaga ketersediaan nasional.

Dikutip dari RRI.co.id