Terkendala Medan dan Cuaca, Tim SAR Bertahan di Lokasi Jatuhnya Pesawat di Bulusaraung
1 min read

Terkendala Medan dan Cuaca, Tim SAR Bertahan di Lokasi Jatuhnya Pesawat di Bulusaraung

Tim SAR gabungan masih bertahan di puncak Bukit Bulusaraung, perbatasan Kabupaten Maros dan Pangkep, Sulawesi Selatan, dengan mendirikan tenda di sekitar lokasi jatuhnya pesawat ATR 42-500. Langkah ini diambil karena proses evakuasi belum dapat dilakukan secara optimal akibat cuaca buruk dan medan yang ekstrem.

Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Edy Prakoso menjelaskan, hujan deras, angin kencang, serta kabut tebal yang membatasi jarak pandang menjadi kendala utama di lapangan. Selain itu, medan curam dengan ketinggian lebih dari 1.000 meter di atas permukaan laut turut menyulitkan pergerakan personel dan peralatan evakuasi.

Meski demikian, tim SAR tetap melakukan pengamanan lokasi serta identifikasi awal terhadap badan pesawat sambil menunggu kondisi cuaca membaik. Basarnas telah menyiapkan dua opsi evakuasi, yakni melalui jalur darat menggunakan sistem tali dan tandu, serta jalur udara dengan helikopter apabila kondisi memungkinkan.

Sebelumnya, pesawat ATR 42-500 dengan registrasi PK-THT diketahui membawa 10 orang, termasuk awak dan penumpang. Tim SAR telah mengevakuasi satu korban laki-laki yang ditemukan di jurang sedalam sekitar 200 meter. Proses identifikasi korban masih terus dilakukan, dengan keselamatan personel tetap menjadi prioritas utama dalam operasi pencarian dan pertolongan.

Dikutip dari RRI.co.id