TPST Bantargebang: SAR Akhiri Pencarian Korban Longsor Setelah Semua Ditemukan
1 min read

TPST Bantargebang: SAR Akhiri Pencarian Korban Longsor Setelah Semua Ditemukan

Kantor SAR Jakarta menutup operasi pencarian korban longsor di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang setelah seluruh 13 korban berhasil ditemukan.

Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, menyampaikan operasi dihentikan pada Selasa, 10 Maret 2026 pukul 00.34 WIB, setelah konfirmasi dengan kepolisian menunjukkan tidak ada laporan warga lain yang hilang. Dari 13 korban, tujuh orang meninggal dunia dan enam lainnya selamat.

Korban meninggal adalah Enda Widayati, Sumine, Dedi Sutrisno, Irwan Supriatin, Jussova Situmorang, Hardiyanto, dan Riki. Sementara korban selamat meliputi Budiman, Johan, Safifudin, Slamet, Ato, dan Dofir.

Desiana menjelaskan proses pencarian berjalan lancar meski harus berhati-hati karena lokasi berada di tumpukan sampah. Tim SAR menggunakan alat pelindung diri lengkap, termasuk pakaian hazmat, untuk mengevakuasi korban.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam operasi dan menyampaikan duka cita yang mendalam. “Kami berharap peristiwa serupa tidak terjadi lagi di masa depan,” ujarnya.

Longsornya gunungan sampah di TPST Bantargebang terjadi pada Minggu, 8 Maret 2026 akibat hujan lebat. Seluruh korban yang tertimbun berhasil ditemukan oleh tim SAR.

Dikutip dari RRI.co.id