Wakil Ketua DPR RI Dorong Ditjen Pesantren Implementasikan UU Pesantren Secara Konkret
3 mins read

Wakil Ketua DPR RI Dorong Ditjen Pesantren Implementasikan UU Pesantren Secara Konkret

Wakil Ketua DPR RI H. Cucun Ahmad Syamsurijal menegaskan bahwa pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren tidak boleh berhenti sebagai simbol semata. Menurutnya, lembaga baru tersebut harus menjadi pelaksana utama implementasi Undang-Undang Pesantren.

“Ditjen Pesantren harus menjadi implementator dari UU Pesantren, dan mempercepat rekognisi, afirmasi, serta fasilitasi bagi seluruh jenis dan jalur pendidikan pesantren,” tegas Cucun dalam sambutannya pada acara Penganugerahan Santri of The Year 2025 di Gedung Nusantara IV MPR/DPR RI, Minggu (9/11/2025).


🏛️ Peran Strategis Pesantren dalam Pembangunan Bangsa

Cucun menekankan bahwa negara tidak boleh berhenti hanya pada pengakuan formal terhadap pesantren, tetapi juga harus memberikan akses nyata terhadap kebijakan publik, pembiayaan, dan penguatan kelembagaan yang setara dengan lembaga pendidikan lainnya.

Menurut politisi PKB itu, santri dan pesantren adalah bagian penting dari masa depan bangsa, bukan hanya bagian dari sejarah perjuangan kemerdekaan.

“Santri harus menguasai ruang digital, teknologi, dan kepemimpinan modern — namun tetap berpegang pada akar nilai-nilai pesantren,” ujarnya.


💬 Pesan Senada dari Jazilul Fawaid

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Fraksi PKB sekaligus Wakil Ketua Badan Anggaran DPR RI, Dr. H. Jazilul Fawaid, juga menyerukan agar pesantren mendapatkan perhatian serius dalam distribusi anggaran negara.

“Kami menitipkan amanah kepada legislator agar porsi dan distribusi anggaran negara juga diberikan kepada pesantren. Sebelum Indonesia merdeka, pesantren dibangun oleh santri dan kiainya tanpa negara. Indonesia akan makmur apabila santrinya makmur,” tutur Jazilul.


🌟 Santri of The Year 2025: Apresiasi untuk Santri Inspiratif Bangsa

Acara Santri of The Year 2025 diselenggarakan oleh Islam Nusantara Center (INC) bekerja sama dengan DPR–MPR RI dan Majlis Pesona, dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional dan Hari Pahlawan.

Tahun ini, panitia menambahkan beberapa kategori baru yang menegaskan semakin luasnya kontribusi santri di berbagai bidang kehidupan, seperti Santri Bhayangkara Inspiratif, Santri Nayaka Inspiratif, Santri Dhyaksa Inspiratif, Santri Diplomat Inspiratif, dan Santri Atlet Inspiratif.


🏅 Daftar Penerima Penghargaan Santri of The Year 2025

  1. Santri Inspiratif Bidang Seni & Budaya: Didin Sirojuddin AR (Maestro Kaligrafi, PP Darussalam Gontor, Sukabumi)
  2. Santri Inspiratif Bidang Dakwah: Gus Muwafiq
  3. Santri Inspiratif Bidang Pendidikan: Prof. Dr. Muhammad Ishom Elsaha (Rektor UIN Sultan Hasanuddin Banten)
  4. Santri Inspiratif Bidang Wirausaha: Said Aqil (Pengusaha Kapal, Tegal, Jawa Tengah)
  5. Santri Inspiratif Bidang Kepemimpinan Nasional: Arifatul Choiri Fauzi (Menteri PPPA RI)
  6. Santri Inspiratif Bidang Kepemimpinan Daerah: dr. Jihan Nurlela Chalim, M.M. (Wakil Gubernur Lampung)
  7. Santri Legislator Inspiratif: Cucun Ahmad Syamsurijal
  8. Santri Milenial Inspiratif: Edi Arianto (Mas Owdy), Blogger & YouTuber Sholawat, GP Ansor Sidoarjo
  9. Santri Bhayangkara Inspiratif: Komjen Pol Ahmad Dofiri (Indramayu, Jawa Barat)
  10. Santri Nayaka Inspiratif: Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dudung Abdurachman (Bandung, Jawa Barat)
  11. Santri Penggerak Perempuan Inspiratif: Anggia Ermarini
  12. Santri Dhyaksa Inspiratif: Setia Untung Arimuladi (Wakil Jaksa Agung RI 2020–2022)
  13. Santri Diplomat Inspiratif: Dr. KH Agus Maftuh Abegebriel (Dubes RI untuk Arab Saudi 2016–2021)
  14. Pesantren Salaf Inspiratif: PP Asadiyah Pusat (Wajo, Sulawesi Selatan)
  15. Pesantren Modern Inspiratif: Pesantren Bina Insan Mulia (Cirebon, Jawa Barat)
  16. Pesantren Entrepreneur Inspiratif: PP Darul Fallah (Bogor, Jawa Barat)
  17. Pesantren Takhasus Inspiratif: PP Madrasatul Qur’an, Tebuireng (Jombang, Jawa Timur)
  18. Pahlawan Santri: Guru Mansur (Pekojan, Jakarta)
  19. Santri Mengabdi Sepanjang Hayat: KH Zaini Munim (Pendiri Pesantren Nurul Jadid, Probolinggo, Jawa Timur)

Dikutip dari tribunnews.com