Waspada Virus Nipah, Ini Cara Aman Konsumsi Buah Menurut Ahli
Jakarta – Munculnya kasus virus Nipah di Benggala Barat, India, menimbulkan kekhawatiran masyarakat soal konsumsi buah. Virus Nipah, yang berasal dari kelelawar buah, dapat menular melalui air liur hewan ini. Meski Indonesia belum melaporkan kasus manusia, kelelawar jenis yang membawa virus ini ada di beberapa wilayah.
Guru Besar Ilmu Kesehatan Anak FK Universitas Airlangga, Prof. Dr. dr. Dominicus Husada, mengingatkan beberapa langkah aman saat makan buah:
- Cuci tangan dan buah dengan air mengalir sebelum dikonsumsi.
- Kupas kulit buah jika memungkinkan; risiko tertular virus Nipah hampir nol.
- Mencuci dengan sabun khusus buah dan sayur bisa dilakukan jika tersedia.
- Merendam buah dalam air garam juga diperbolehkan, meski efektivitas terhadap virus Nipah belum teruji secara ilmiah.
Virus Nipah termasuk Paramyxovirus yang dapat menyerang sistem saraf pusat. Penularan bisa terjadi melalui:
- Kontak langsung dengan cairan tubuh hewan terinfeksi (air liur, darah, urine).
- Konsumsi daging hewan terinfeksi yang dimasak kurang matang.
- Kontak langsung dengan manusia terinfeksi, terutama tanpa perlindungan.
Prof. Domi menekankan agar masyarakat tidak makan buah bekas gigitan hewan dan selalu menjaga kebersihan buah, sebagai langkah pencegahan sederhana namun efektif. Dengan praktik ini, risiko penularan virus Nipah dapat diminimalkan tanpa perlu panik berlebihan.
Dikutip dari liputan6.com
