Bapanas Optimistis Target Penyaluran 828 Ribu Ton Beras SPHP Tercapai pada 2026
1 min read

Bapanas Optimistis Target Penyaluran 828 Ribu Ton Beras SPHP Tercapai pada 2026

Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat realisasi distribusi beras melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) telah mencapai 678,87 ribu ton hingga pertengahan Juli 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 457,82 ribu ton disalurkan sejak Maret hingga 12 Juli atau sekitar 55,29 persen dari target periode berjalan, ditambah realisasi Januari-Februari sebesar 221,05 ribu ton.

Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Bapanas Maino Dwi Hartono mengatakan capaian tersebut meningkat sekitar 274 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pemerintah menargetkan penyaluran beras SPHP sebanyak 828 ribu ton sepanjang 2026 dengan memperluas distribusi melalui sembilan jalur agar bantuan lebih cepat menjangkau masyarakat.

Penyaluran SPHP tidak hanya dilakukan melalui pasar rakyat, tetapi juga melalui Gerakan Pangan Murah (GPM), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Jaringan Rumah Pangan Kita (RPK) Bulog, koperasi, outlet pemerintah daerah, hingga swalayan dan toko modern. Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan beras dengan harga terjangkau di berbagai daerah.

Menurut Bapanas, program SPHP masih berjalan sesuai target (on track), didukung stok beras Bulog yang mencapai lebih dari 5 juta ton. Beras SPHP dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp12.500 per kilogram untuk zona 1, Rp13.100 per kilogram untuk zona 2, dan Rp13.500 per kilogram untuk zona 3, sebagai bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas harga sekaligus melindungi kepentingan petani dan konsumen.