Bantuan Beras untuk 33,24 Juta Keluarga Berlanjut hingga Desember 2026
1 min read

Bantuan Beras untuk 33,24 Juta Keluarga Berlanjut hingga Desember 2026

Jakarta — Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan program bantuan pangan beras 2026 terus dilanjutkan hingga Desember dengan total alokasi yang diproyeksikan mencapai 2,6 juta ton.

Direktur Distribusi dan Cadangan Pangan Bapanas Rachmi Widiriani mengatakan penyaluran bantuan pangan beras untuk periode Juli, Agustus, dan September 2026 telah mencapai 967,5 ribu ton atau sekitar 97 persen secara nasional hingga 30 September 2026.

Program tahap kedua tersebut disalurkan Perum Bulog berdasarkan penugasan Bapanas. Sejumlah provinsi di Indonesia bagian timur, seperti Papua, Papua Barat Daya, dan Papua Tengah, telah menyelesaikan penyaluran hingga 100 persen.

Menurut Rachmi, penyaluran bantuan yang dimulai sejak pertengahan Agustus turut membantu menekan fluktuasi harga beras. Bantuan tersebut menyasar 33,24 juta keluarga penerima manfaat dan diberikan sebanyak 10 kilogram beras per penerima setiap bulan.

Pada 2026, bantuan pangan beras dialokasikan dalam tiga periode. Tahap pertama pada Februari-Maret mencapai 662,8 ribu ton, tahap kedua Juli-September sebanyak 967,5 ribu ton, sedangkan periode Oktober-Desember diperkirakan sekitar 997 ribu ton.

Dengan demikian, total bantuan pangan beras sepanjang 2026 diproyeksikan mencapai sekitar 2,6 juta ton. Bapanas menyebut angka tersebut menjadi alokasi terbesar dalam satu tahun sejak program bantuan pangan beras diluncurkan pada 2023.

Hingga selesainya penyaluran tahap pertama dan kedua, pemerintah melalui Perum Bulog telah menyalurkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebanyak 1,63 juta ton.

Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sebelumnya mengatakan program tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada 33,24 juta keluarga penerima manfaat untuk membantu memenuhi kebutuhan beras masyarakat.