Blokade Iran Picu Lonjakan Harga Minyak, Sentuh USD 99 per Barel
1 min read

Blokade Iran Picu Lonjakan Harga Minyak, Sentuh USD 99 per Barel

Harga minyak mentah dunia melonjak tajam dan nyaris menembus USD 100 per barel setelah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran. Kebijakan blokade terhadap pelabuhan Iran yang diperintahkan oleh Donald Trump menjadi pemicu utama lonjakan harga tersebut.

Minyak mentah berjangka AS untuk pengiriman Mei tercatat naik lebih dari 2 persen ke level USD 99,08 per barel. Sementara itu, minyak Brent sebagai acuan global melonjak lebih dari 4 persen menjadi USD 99,36 per barel. Kenaikan ini mencerminkan kekhawatiran pasar terhadap terganggunya pasokan energi global.

Ketegangan semakin meningkat setelah kegagalan perundingan damai antara AS dan Iran. Blokade yang diberlakukan berdampak langsung pada jalur distribusi energi, terutama di kawasan Selat Hormuz yang selama ini menjadi rute penting bagi sekitar 20 persen pasokan minyak dunia.

Gangguan lalu lintas kapal tanker di jalur tersebut memicu kekhawatiran akan krisis energi global. Bahkan, jumlah kapal yang melintas dilaporkan turun drastis dibandingkan kondisi normal sebelum konflik.

Situasi ini membuat pasar global berada dalam tekanan, dengan pelaku industri menunggu tanda-tanda normalisasi pasokan dalam beberapa pekan ke depan. Jika ketegangan berlanjut, harga minyak berpotensi kembali menembus level psikologis USD 100 per barel.

Dikutip dari liputan6.com