Target Ekonomi 5,5 Persen Dinilai Realistis, Didukung Belanja Pemerintah dan Pemulihan Domestik
1 min read

Target Ekonomi 5,5 Persen Dinilai Realistis, Didukung Belanja Pemerintah dan Pemulihan Domestik

Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia, Fakhrul Fulvian, menilai target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,5 persen pada kuartal I 2026 masih berada dalam kisaran realistis.

Menurutnya, target tersebut didukung sejumlah faktor fundamental, salah satunya efek basis rendah (low base effect) dari periode sebelumnya yang mengalami perlambatan.

Selain itu, akselerasi belanja pemerintah pada awal tahun turut menjadi pendorong utama. Pelebaran defisit APBN dinilai memberikan stimulus langsung terhadap peningkatan permintaan domestik.

Dari sisi sektor riil, sejumlah indikator juga menunjukkan tren positif. Penjualan ritel dan aktivitas manufaktur yang tercermin dari PMI mulai mengalami perbaikan, menandakan roda ekonomi domestik kembali bergerak.

Meski demikian, Fakhrul mengingatkan bahwa risiko eksternal tetap perlu diwaspadai, terutama di tengah kondisi global yang semakin tidak menentu.

Ia menekankan pentingnya kombinasi antara komunikasi kebijakan yang kuat dan fundamental ekonomi domestik yang solid untuk menjaga stabilitas serta meningkatkan kepercayaan investor.

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga telah menyampaikan optimisme serupa kepada investor global dalam sejumlah pertemuan di Amerika Serikat.

Dalam pertemuan tersebut, pemerintah menegaskan kekuatan fundamental makroekonomi Indonesia serta strategi fiskal yang diyakini mampu menjaga pertumbuhan tetap stabil.

Jika tren positif ini berlanjut hingga kuartal berikutnya, kepercayaan investor diperkirakan akan meningkat, sekaligus membuka peluang masuknya investasi yang lebih besar ke Indonesia.

Sumber antaranews.com