Analis Prediksi Rupiah Menguat Terbatas di Tengah Sentimen Iran dan Data Ekonomi RI
1 min read

Analis Prediksi Rupiah Menguat Terbatas di Tengah Sentimen Iran dan Data Ekonomi RI

Nilai tukar rupiah diperkirakan menguat terhadap dolar Amerika Serikat setelah muncul sentimen positif dari Timur Tengah menyusul keputusan Presiden AS Donald Trump membatalkan rencana serangan terhadap Iran. Analis Doo Financial Futures Lukman Leong menilai langkah tersebut meningkatkan harapan tercapainya kesepakatan damai dan meredakan ketegangan geopolitik yang selama ini menekan pasar keuangan global.

Menurut Lukman, penguatan rupiah kemungkinan masih terbatas karena investor juga menunggu rilis sejumlah data ekonomi penting Indonesia, termasuk neraca perdagangan dan inflasi. Pasar memperkirakan neraca perdagangan kembali mencatat defisit sekitar 0,79 miliar dolar AS, sementara inflasi bulanan diproyeksikan naik 0,1 persen dan inflasi tahunan turun ke kisaran 3,2 persen.

Dengan kombinasi sentimen global dan domestik tersebut, rupiah diperkirakan bergerak pada rentang Rp17.950 hingga Rp18.100 per dolar AS. Arah pergerakan selanjutnya akan dipengaruhi perkembangan situasi geopolitik Timur Tengah serta hasil rilis data ekonomi Indonesia yang menjadi perhatian pelaku pasar.