Bantargebang Siapkan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik
1 min read

Bantargebang Siapkan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik

Tumpukan sampah di Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, akan dimanfaatkan sebagai sumber energi melalui pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL). Fasilitas tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada pertengahan 2028 dengan kapasitas pengolahan mencapai 1.500 ton sampah per hari.

Proyek PSEL yang berada di Kelurahan Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, ini dikembangkan oleh Danantara Indonesia bersama Daya Energi Bersih Nusantara. Selain mengurangi volume sampah, proyek tersebut diharapkan mampu menghasilkan energi bersih sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Dalam pengoperasiannya, PSEL akan menggunakan teknologi moving grate incinerator yang dilengkapi sistem pengendalian polusi udara atau Air Pollution Control System (APCS). Teknologi tersebut dirancang mengikuti standar lingkungan Uni Eropa.

Pengolahan juga akan didukung teknologi pirolisis untuk memanfaatkan timbunan sampah lama menjadi energi terbarukan berupa bahan bakar minyak. Proyek ini diproyeksikan turut membuka hampir 1.000 lapangan kerja hijau dan memasok listrik untuk kebutuhan masyarakat.

Jika berjalan sesuai target, PSEL Bantargebang diharapkan menjadi salah satu solusi pengelolaan sampah perkotaan sekaligus mengubah persoalan lingkungan menjadi sumber energi dan nilai ekonomi.

Sumber liputan6