BRI Pertahankan UMKM sebagai Core Business, Kredit Tembus Rp1.235,4 Triliun
1 min read

BRI Pertahankan UMKM sebagai Core Business, Kredit Tembus Rp1.235,4 Triliun

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus mempertahankan UMKM sebagai bisnis inti perseroan. Hingga akhir triwulan II 2026, kredit BRI ke segmen UMKM mencapai Rp1.235,4 triliun atau tumbuh 8,6 persen secara tahunan (yoy), dengan porsinya mencapai sekitar 75,1 persen dari total portofolio kredit dan pembiayaan BRI Group.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengatakan besarnya porsi kredit UMKM menunjukkan komitmen perseroan untuk tetap tumbuh bersama ekonomi kerakyatan. Selain pembiayaan, BRI juga memperkuat pemberdayaan UMKM melalui berbagai program, mulai dari Desa BRILiaN, Klasterku Hidupku, LinkUMKM hingga Rumah BUMN.

Hingga Juni 2026, Desa BRILiaN telah menjangkau lebih dari 5.700 desa binaan, sedangkan Klasterku Hidupku mencakup lebih dari 44 ribu klaster usaha. Platform LinkUMKM juga telah menjangkau sekitar 17,3 juta pelaku UMKM dan Rumah BUMN melibatkan sekitar 596 ribu pelaku UMKM.

Dukungan pembiayaan turut diberikan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR). Sepanjang Januari hingga Juni 2026, BRI menyalurkan KUR sebesar Rp103,8 triliun kepada lebih dari 2 juta debitur. Secara kumulatif sejak 2015 hingga Juni 2026, penyaluran KUR BRI mencapai Rp1.539 triliun kepada 48,4 juta nasabah.

BRI menilai pembiayaan dan pemberdayaan UMKM merupakan bagian yang saling melengkapi untuk menciptakan pertumbuhan berkelanjutan, meningkatkan kapasitas usaha, serta mendorong pelaku UMKM naik kelas dan semakin terintegrasi dalam ekosistem ekonomi.