Danamon Sebut Ekonomi Indonesia Melambat Moderat di Semester II 2026
1 min read

Danamon Sebut Ekonomi Indonesia Melambat Moderat di Semester II 2026

Ekonom PT Bank Danamon Indonesia Tbk memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,2 persen pada 2026. Meski tetap berada di level positif, pertumbuhan ekonomi diperkirakan mengalami moderasi pada semester II seiring normalisasi belanja pemerintah dan kondisi moneter yang lebih ketat.

Lead Economist Bank Danamon Irman Faiz mengatakan pertumbuhan ekonomi pada kuartal II 2026 tercatat sebesar 5,29 persen secara tahunan, lebih tinggi dari perkiraan Danamon sebesar 5,2 persen. Namun, angka tersebut melambat dibandingkan kuartal sebelumnya yang mencapai 5,61 persen.

Menurutnya, investasi menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi, terutama melalui pembangunan infrastruktur, hilirisasi industri, sektor manufaktur, serta pengembangan teknologi digital dan pusat data.

Sementara itu, konsumsi rumah tangga dan belanja pemerintah mulai mengalami normalisasi setelah sebelumnya mendapat dorongan dari momentum Ramadan, Lebaran, dan peningkatan belanja fiskal pada awal tahun.

Untuk semester II 2026, belanja pemerintah diperkirakan tetap menjadi pendukung permintaan domestik, meski kontribusinya diprediksi lebih moderat. Dalam jangka menengah, pertumbuhan ekonomi Indonesia dinilai akan semakin bergantung pada peningkatan investasi produktif dan penguatan kapasitas industri nasional.