Isu Manuver Demokrat Mencuat, Gerindra Sebut Koalisi Pemerintah Tetap Solid
Jakarta — Partai Gerindra memastikan koalisi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tetap solid di tengah isu adanya manuver politik dari salah satu partai anggota koalisi. Gerindra menilai konsolidasi politik yang dilakukan Prabowo selama ini berjalan kuat, baik dengan partai koalisi maupun di luar pemerintahan.
Juru Bicara Partai Gerindra Sugiat Santoso mengatakan Prabowo meminta seluruh anggota koalisi, terutama yang berada di kabinet, untuk lebih dahulu fokus menjalankan pemerintahan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pembahasan mengenai pemilu dinilai belum menjadi prioritas saat ini.
Menurut Sugiat, kinerja nyata dalam menyelesaikan persoalan masyarakat justru akan menjadi modal politik bagi setiap partai. Ia meyakini dukungan elektoral akan mengikuti keberhasilan partai dalam menjalankan tugasnya sehingga tidak perlu terburu-buru membahas kontestasi politik.
Komunikasi antarpartai juga disebut tetap berjalan baik. Gerindra menyatakan hubungan dengan partai di luar pemerintahan, termasuk PDIP, tetap terjalin untuk membahas berbagai persoalan kebangsaan.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Golkar Ahmad Doli Kurnia sebelumnya menilai sejumlah kekuatan politik mulai mempersiapkan diri menghadapi pemilihan presiden mendatang. Ia menyoroti pidato Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam peringatan HUT ke-25 Demokrat yang dinilai memberi sinyal politik menuju Pilpres 2029.
Demokrat sendiri telah menegaskan dukungannya terhadap pemerintahan Prabowo dan membantah bahwa pidato AHY tersebut merupakan pembahasan mengenai pencalonan pada Pilpres 2029.
