KUR Perumahan Jangkau 119.790 Debitur, Realisasi Capai Rp29,1 Triliun
1 min read

KUR Perumahan Jangkau 119.790 Debitur, Realisasi Capai Rp29,1 Triliun

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mencatat realisasi penyaluran Kredit Program Perumahan atau Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan mencapai Rp29,1 triliun hingga 31 Oktober 2026. Program tersebut telah menjangkau 119.790 debitur.

Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP Sri Haryati menjelaskan, penyaluran dari sisi permintaan (demand) mencapai Rp19,13 triliun dengan 115.670 debitur. Sementara itu, sisi penyediaan (supply) tercatat Rp10,03 triliun dengan 4.120 debitur.

Kementerian PKP terus mempercepat penyaluran KUR Perumahan dan KPR Subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk mendukung Program 3 Juta Rumah.

Menteri PKP Maruarar Sirait juga mendorong bank Himbara, bank pembangunan daerah (BPD), dan perbankan swasta meningkatkan kontribusi dalam penyaluran pembiayaan. Perluasan akses tersebut diharapkan dapat membantu pekerja informal dan pelaku UMKM memiliki rumah sendiri.

Pemerintah turut mengoptimalkan skema penjaminan dan subsidi suku bunga guna memperkuat pembiayaan sektor perumahan, memperluas penyediaan hunian layak dan terjangkau, serta menekan angka kekurangan kebutuhan rumah (backlog) nasional.